Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Emak, Srikaya, dan Haji

Aku mimpi di belakang rumah di desaku ada pohon srikaya. Kira-kira ada sekitar empat buah srikaya yang tampak retak, tanda ranum. Aku kemudian memetiki satu-persatu buahnya. Di belakangku, murid-murid emak mengintip di balik bangunan yang bolong dan dengan riuh meminta sebagian srikaya yang kupetikin. Tapi aku sama sekali tak menggubrisnya. "Dasar peliiit!." Suara-suara dari bangunan dan dari diriku sendiri sama sekali tak kupedulikan karena saking asyiknya aku memetiki dan mencicipi manisnya buah srikaya. Aku membelah, memakani tiap helai dari belahan srikaya-srikaya itu dan membuang bijinya dengan cara disebul, "fuh!" ke bawah pohon srikaya. Kemudian, aku ngeloyor pulang begitu saja sambil membawa tiap belahan srikaya lain yang belum kumakan. Setelah memetiki beberapa buah srikaya itu, aku bergegas menuju sebuah kamar yang sudah sangat kukenal. Di dalam kamar itu, kulihat emak sedang tiduran. Beberapa buah srikaya yang sudah kumakan separo-separo itu lalu kusuapin

Postingan Terbaru

Zhangu: The Battle Drums in The Year of The Tiger

Duhai Sultanku

Lagu-lagu Paling Menakjubkan di Playlist

Mimpi Absurd 3

زهير البهاوي - أنا نجري و الزمان يجري

Do's and Don'ts in China

“10 Years of Marriage”

Berziarah Kubur

Review Perjalanan ke Makau

Where do I Begin (Love Story) By Sherly Bassey